Rabu, 26 Mei 2010

Lari Pagi


Murah meriah, sehat. Nah dalam rangka meningkatkan vitalitas, kesehatan fisik juga mental -inget Mens Sana in Corpore Sano, ok? Juga siapa tau bisa lihat yang manis-manis ganteng di lapangan olahraga (yang ternyata gagal total), saya mencanangkan lari pagi setiap hari minggu di lapangan olahraga Pajajaran Bandung. Bayar Rp 1500,- bisa lari sampe bengek, juga sesudahnya bisa makan-makan enak. Sebutlah bubur ayam, cakwe panas, lumpia basah, lumpia kering, susu murni KBPS Pengalengan, dan sebagainya.

Jam 6 pagi saya bersama adik saya yang mulai cemas liat pertumbuhan badannya yang pesat namun kesamping, sudah ready steady go di lapangan. Banyak juga peserta lari setiap pagi ini. Lari disini cukup nyaman karena lapangan olahraganya bersih dari tukang jualan tidak seperti gasibu yang lebih banyak tukang dagangnya dibanding orang yang datang, karena dipagar pembatas yang tinggi sekitar trek. Pedagang dilokalisasi di tempat terpisah.

Lari di lapangan olahraga lebih menyenangkan daripada lari di jalanan komplek. Lari berputar-putar tidak terasa, mungkin karena banyak orang ngos-ngosan yang senasib. Sambil lari bisa melihat di sudut lapangan rumput dibawah pepohonan menghadap ke arah timur, para manula, ada juga yang belum jadi manula, sedang berbuat eh melakukan gerakan Tai Chi diiringi musik yang suka jadi soundtrack para murid Shaolin kalau mau turun gunung itu lho. Saking asiknya melihat mereka, saya jadi kepingin juga daftar di perkumpulan pencinta lintas alam dan tai chi tersebut.

Banyak yang bisa dilihat disini, yang senam pagi ada, ada yang peregangan di kapstock eh apa sih palang buat ngangkat-ngangkat badan itu? Ada yang latihan tenaga dalam, ada yang jalan kaki, ada yang malah sibuk bergosip sambil lari. Ada juga serombongan ibu-ibu berkostum persis bunga flamboyan, dengan warna oranye mencolok mata, topi ala Laura Ingals dengan pinggiran kuning, juga lipstick merah menyala bak putik kembang tersebut. Ada pula yang cuma duduk-duduk.

Trek beberapa kali disiram air dari selang yang disemprotkan petugas, agar debu berwarna tanah merah itu tidak mengepul.

Sesudah lari lebih dari 7 keliling, saya kelaparan. Minum susu murni 1/2 liter dan kemudian berlanjut menjelajah melihat-lihat makanan di para pedagang sana. Ya tidak hanya melihat-lihat sih. hehehe. Menyenangkan lari-lari begini. Coba kalau banyak tempat di Bandung yang memadai untuk lari-lari begini. Mungkin pemuda bengong yang nongkrong pagi-pagi seperti ayam berjemur akan banyak berkurang.

cara mendidik anak

ara mendidik anak

Syekh uthaimin

Apabila telah tampak tanda-tanda tamyiz pada seorang anak, maka

selayaknya dia mendapatkan perhatian sesrius dan pengawasan yang

cukup. Sesungguhnya hatinya bagaikan bening mutiara yang siap

menerima segala sesuatu yang mewarnainya. Jika dibiasakan dengan hal-

hal yang baik, maka ia akan berkembang dengan kebaikan, sehingga

orang tua dan pendidiknya ikut serta memperoleh pahala. Sebaliknya,

jika ia dibiasakan dengan hal-hal buruk, maka ia akan tumbuh dengan

keburukan itu. Maka orang tua dan pedidiknya juga ikut memikul dosa

karenanya.

Oleh karena itu, tidak selayaknya orang tua dan pendidik melalaikan

tanggung jawab yang besar ini dengan melalaikan pendidikan yang baik

dan penanaman adab yang baik terhadapnya sebagai bagian dari haknya.

Di antara adab-adab dan kiat dalam mendidik anak adalah sebagai

berikut:

1. Hendaknya anak dididik agar makan dengan tangan kanan, membaca

basmalah, memulai dengan yang paling dekat dengannya dan tidak

mendahului makan sebelum yang lainnya (yang lebih tua, red).

Kemudian cegahlah ia dari memandangi makanan dan orang yang sedang

makan.

2. Perintahkan ia agar tidak tergesa-gesa dalam makan. Hendaknya

mengunyahnya dengan baik dan jangan memasukkan makanan ke dalam

mulut sebelum habis yang di mulut. Suruh ia agar berhati-hati dan

jangan sampai mengotori pakaian.

3. Hendaknya dilatih untuk tidak bermewah-mewah dalam makan (harus

pakai lauk ikan, daging dan lain-lain) supaya tidak menimbulkan

kesan bahwa makan harus dengannya. Juga diajari agar tidak terlalu

banyak makan dan memberi pujian kepada anak yang demikian. Hal ini

untuk mencegah dari kebiasaan buruk, yaitu hanya memen-tingkan perut

saja.

4. Ditanamkan kepadanya agar mendahulukan orang lain dalam hal

makanan dan dilatih dengan makanan sederhana, sehingga tidak terlalu

cinta dengan yang enak-enak yang pada akhirnya akan sulit bagi dia

melepaskannya.

5. Sangat disukai jika ia memakai pakaian berwarna putih, bukan

warna-warni dan bukan dari sutera. Dan ditegaskan bahwa sutera itu

hanya untuk kaumwanita.

6. Jika ada anak laki-laki lain memakai sutera, maka hendaknya

mengingkarinya. Demikian juga jika dia isbal (menjulurkan pakaiannya

hingga melebihi mata kaki). Jangan sampai mereka terbiasa dengan hal-

hal ini.

7. Selayaknya anak dijaga dari bergaul dengan anak-anak yang biasa

bermegah-megahan dan bersikap angkuh. Jika hal ini dibiarkan maka

bisa jadi ketika dewasa ia akan berakhlak demikian. Pergaulan yang

jelek akan berpengaruh bagi anak. Bisa jadi setelah dewasa ia

memiliki akhlak buruk, seperti: Suka berdusta, mengadu domba, keras

kepala, merasa hebat dan lain-lain, sebagai akibat pergaulan yang

salah di masa kecilnya. Yang demikian ini, dapat dicegah dengan

memberikan pendidikan adab yang baik sedini mungkin kepada mereka.

8. Harus ditanamkan rasa cinta untuk membaca al Qur'an dan buku-

buku, terutama di perpustakaan. Membaca al Qur'an dengan tafsirnya,

hadits-hadits Nabi n dan juga pelajaran fikih dan lain-lain. Dia

juga harus dibiasakan menghafal nasihat-nasihat yang baik, sejarah

orang-orang shalih dan kaum zuhud, mengasah jiwanya agar senantiasa

mencintai dan menela-dani mereka.

Dia juga harus diberitahu tentang buku dan faham Asy'ariyah,

Mu'tazilah, Rafidhah dan juga kelompok-kelompok bid'ah lainnya agar

tidak terjerumus ke dalamnya. Demikian pula aliran-aliran sesat yang

banyak ber-kembang di daerah sekitar, sesuai dengan tingkat

kemampuan anak.

9. Dia harus dijauhkan dari syair-syair cinta gombal dan hanya

sekedar menuruti hawa nafsu, karena hal ini dapat merusak hati dan

jiwa.

10. Biasakan ia untuk menulis indah (khath) dan mengahafal syair-

syair tentang kezuhudan dan akhlak mulia. Itu semua menunjukkan

kesempurnaan sifat dan merupakan hiasan yang indah.

11. Jika anak melakukan perbuatan terpuji dan akhlak mulia jangan

segan-segan memujinya atau memberi penghargaan yang dapat membahagia-

kannya. Jika suatu kali melakukan kesalahan, hendaknya jangan

disebar-kan di hadapan orang lain sambil dinasihati bahwa apa yang

dilakukannya tidak baik.

12. Jika ia mengulangi perbuatan buruk itu, maka hendaknya dimarahi

di tempat yang terpisah dan tunjukkan tingkat kesalahannya. Katakan

kepadanya jika terus melakukan itu, maka orang-orang akan membenci

dan meremehkannya. Namun jangan terlalu sering atau mudah memarahi,

sebab yang demikian akan menjadikannya kebal dan tidak terpengaruh

lagi dengan kemarahan.

13. Seorang ayah hendaknya menjaga kewibawaan dalam ber-komunikasi

dengan anak. Jangan menjelek-jelekkan atau bicara kasar, kecuali

pada saat tertentu. Sedangkan seorang ibu hendaknya menciptakan

perasaan hormat dan segan terhadap ayah dan memperingatkan anak-anak

bahwa jika berbuat buruk maka akan mendapat ancaman dan kemarahan

dari ayah.

14. Hendaknya dicegah dari tidur di siang hari karena menyebabkan

rasa malas (kecuali benar-benar perlu). Sebaliknya, di malam hari

jika sudah ingin tidur, maka biarkan ia tidur (jangan paksakan

dengan aktivitas tertentu, red) sebab dapat menimbulkan kebosanan

dan melemahnya kondisi badan.

15. Jangan sediakan untuknya tempat tidur yang mewah dan empuk

karena mengakibatkan badan menjadi terlena dan hanyut dalam

kenikmatan. Ini dapat mengakibatkan sendi-sendi menjadi kaku karena

terlalu lama tidur dan kurang gerak.

16. Jangan dibiasakan melakukan sesuatu dengan sembunyi-sembunyi,

sebab ketika ia melakukannya, tidak lain karena adanya keyakinan

bahwa itu tidak baik.

17. Biasakan agar anak melakukan olah raga atau gerak badan di waktu

pagi agar tidak timbul rasa malas. Jika memiliki ketrampilan memanah

(atau menembak, red), menunggang kuda, berenang, maka tidak mengapa

menyi-bukkan diri dengan kegiatan itu.

18. Jangan biarkan anak terbiasa melotot, tergesa-gesa dan bertolak

(berkacak) pinggang seperti perbuatan orang yang membangggakan diri.

19. Melarangnya dari membangga-kan apa yang dimiliki orang tuanya,

pakaian atau makanannya di hadapan teman sepermainan. Biasakan ia

ber-sikap tawadhu', lemah lembut dan menghormati temannya.

20. Tumbuhkan pada anak (terutama laki-laki) agar tidak terlalu

mencintai emas dan perak serta tamak terhadap keduanya. Tanamkan

rasa takut akan bahaya mencintai emas dan perak secara berlebihan,

melebihi rasa takut terhadap ular atau kalajengking.

21. Cegahlah ia dari mengambil sesuatu milik temannya, baik dari

keluarga terpandang (kaya), sebab itu merupakan cela, kehinaan dan

menurunkan wibawa, maupun dari yang fakir, sebab itu adalah sikap

tamak atau rakus. Sebaliknya, ajarkan ia untuk memberi karena itu

adalah perbuatan mulia dan terhormat.

22. Jauhkan dia dari kebiasaan meludah di tengah majlis atau tempat

umum, membuang ingus ketika ada orang lain, membelakangi sesama

muslim dan banyak menguap.

23. Ajari ia duduk di lantai dengan bertekuk lutut atau dengan

menegakkan kaki kanan dan menghamparkan yang kiri atau duduk dengan

memeluk kedua punggung kaki dengan posisi kedua lutut tegak.

Demikian cara-cara duduk yang dicontohkan oleh Rasulullah

Shallallaahu alaihi wa sallam.

24. Mencegahnya dari banyak berbicara, kecuali yang bermanfaat atau

dzikir kepada Allah.

25. Cegahlah anak dari banyak bersumpah, baik sumpahnya benar atau

dusta agar hal tersebut tidak menjadi kebiasaan.

26. Dia juga harus dicegah dari perkataan keji dan sia-sia seperti

melaknat atau mencaci maki. Juga dicegah dari bergaul dengan orang-

orang yang suka melakukan hal itu.

27. Anjurkanlah ia untuk memiliki jiwa pemberani dan sabar dalam

kondisi sulit. Pujilah ia jika bersikap demikian, sebab pujian akan

mendorongnya untuk membiasakan hal tersebut.

28. Sebaiknya anak diberi mainan atau hiburan yang positif untuk

melepaskan kepenatan atau refreshing, setelah selesai belajar,

membaca di perpustakaan atau melakukan kegiatan lain.

29. Jika anak telah mencapai usia tujuh tahun maka harus

diperintahkan untuk shalat dan jangan sampai dibiarkan meninggalkan

bersuci (wudhu) sebelumnya. Cegahlah ia dari berdusta dan

berkhianat. Dan jika telah baligh, maka bebankan kepadanya perintah-

perintah.

30. Biasakan anak-anak untuk bersikap taat kepada orang tua, guru,

pengajar (ustadz) dan secara umum kepada yang usianya lebih tua.

Ajarkan agar memandang mereka dengan penuh hormat. Dan sebisa

mungkin dicegah dari bermain-main di sisi mereka (mengganggu mereka).

31. Demikian adab-adab yang berkaitan dengan pendidikan anak di masa

tamyiz hingga masa-masa menjelang baligh. Uraian di atas adalah

ditujukan bagi pendidikan anak laki-laki. Walau demikian, banyak di

antara beberapa hal di atas, yang juga dapat diterapkan bagi

pendidikan anak perempuan.

Wallahu a'lam.

Dari mathwiyat Darul Qasim "tsalasun wasilah li ta'dib al abna''"

asy Syaikh Muhammad bin shalih al Utsaimin rahimahullah .

Diterjemahkan oleh, Ubaidillah Masyhadi

Elettaria cardamomum Maton

Kingdom: Plantae
Division: Magnoliophyta
Class: Liliopsida
Order: Zingiberales
Family: Zingiberaceae
Genus: Elettaria

Species: E. cardamomum


SINONIM
  • Amomum kapulaga Sprague
  • Amomum compactum Solad ex Maton
  • Amomum cardamomum Willd
  • Amomum capulaga Spangue & Burk
  • Alpinia striata Horst
  • Cardamomum minum Rumph
  • Elettaria major Smith

NAMA DAERAH

  • Kapulaga, Kardamon (Aceh, Melayu)
  • Palago, Pelaga, Puwar (Minangkabau)
  • Kapol, Kapol sebrang, Pelaga (Sunda)
  • Kapulogo, Kapulogo sabrang, Pulogo, Kapol sabrang (Jawa)
  • Kapolagha, Palagha (Madura)
  • Korkolaka (Bali)
  • Gandimong (Bugis)

MORFOLOGI Elettaria cardamomum

Elettaria cardamomum berupa herba tahunan. Tingginya mencapai 1-5 meter. Tumbuhnya bergerombol dan memiliki banyak anakan. Batang semu yang tersusun oleh pelepah-pelepah daun, berbentuk silindris dan berwarna hijau. Umbi batang agak besar dan gemuk.

Daun tunggal, tersebar, dan berwarna hijau tua. Helai daun licin atau agak berbulu, berbentuk lanset atau tombak, dengan pangkal dan ujung runcing dan tepi daun rata. Panjang daun sekitar 1-1,5 meter. Antara pelepah dan helai daun terdapat lidah yang ujungnya tumpul, panjang sekitar 0,5 cm.

Akar serabut dan berwarna putih kotor. Rimpang bulat panjang, bercabang simpodial, dan berwarna putih kekuningan. Pada awalnya cabang-cabang rimpang ini dibungkus oleh sisik-sisik yang pendek

Perbungaan berupa bulir (bongkol) yang kecil terletak di ujung batang, berwarna putih atau putih kekuningan. Tangkai bunga muncul dari umbi batang, menjuntai, ramping. kelopak panjang lebih kurang 1-1,5 cm, berbulu, berwarna hijau. Mahlota berbentuk tabung, panjang 1-1,5 cm, berwarna putih atau putih kekuningan. Taju biasanya lebih panjang dari tabungnya. Bibir bunga berwarna biru berlajur putih, tepinya kuning. Benang sari panjangnya 1-1,5 cm, kepala sari bentuk elips, panjang sekitar 2 mm. Tangkai putik tidak berbulu, kepala putik berbulu, berbentuk mangkok.

Buah berbentuk buah kotak, terdapat dalam tandan kecil-kecil dan pendek. Buah bulat memanjang, berlekuk, bersegitiga, agak pipih, kadang-kadang berbulu, berwarna putih kekuningan atau kuning kelabu. Buah beruang 3, setiap ruang dipisahkan oleh selaput tipis setebal kertas. Tiap ruang berisi 5-7 biji kecil-kecil, berbentuk bulat telur, diameter 2-3 mm, berwarna coklat atau hitam, beraroma harum yang khas. Dalam ruang biji-biji ini tersusun memanjang 2 baris, melekat satu sama lain.


FISIOLOGI Elettaria cardamomum

Kapulaga tumbuh liar di hutan primer dan hutan jati, di daerah pegunungan yang rendah dan tanahnya agak basah, bercurah hujan tinggi, atau di daerah yang selalu berawan, pada ketinggian 200-1000 m di atas permukaan laut. Kapulaga tumbuh subur di bawah naungan pohon-pohon kayu hutan, di tempat-tmpat yang sangat terlindung.

Tumbuhan ini tersebar hampir di seluruh Indonesia, terutama di Jawa Barat dan Sumatera Selatan. Selain di Indonesia, kapulaga banyak ditemukan di Srilangka, India, Guatemala, Tanzania, Papua Nugini, dan Malabar.

Kapulaga memiliki aroma sedap sehingga orang Inggris menyanjungnya sebagai grains of paradise. Aroma sedap ini berasal dari minyak atsisi pada kapulaga. Minyak atsiri ini mengandung 5 zat, yaitu :

  • Borneol ( sejenis terpena ) yang berbau kamper seperti yang tercium dalam getah pohon kapur barus
  • Alfa-terpinilasetat yang harum seperti bau jeruk pettigtain
  • Limonen yang juga harum seperti bau jeruk keprok
  • Alfa terpinen yang harum seperti jeruk sitrun
  • Sineol yang sedap agak pedas menghangatkan seperti minyak kayu putih
Kombinasi bau kamper, jeruk petigrain, jeruk keprok, jeruk sitrun, dan minyak kayu putih inilah yang membentuk aroma khas kapulaga.
Buah kapulaga mengandung minyak atsiri yang terutama mengandung sineol, terpineol, dan borneol. Kadar sineol lebih kurang 12 %. Di samping itu, buah kapulaga juga mengandung saponin, flavnoida, senyawa-senyawa polifenol, mangan, pati, gula, lemak, protein, dan silikat.
Biji mengandung 3-7 % minyak atsiri yang terdiri atas terpineol, terpinil asetat, sineol, alfa borneol, dan beta kamfer. Di samping itu, biji juga mengandung minyak lemak, protein, kalsium oksalat, dan asam kersik. Dengan penyulingan dari biji diperoleh minyak atsiri yang disebut Oleum Cardamomi, yang digunakan sebagai stimulans dan pemberi aroma.
Rimpangnya mengandung saponin, flavnoida, dan polifenol, di samping juga minyak atsiri.
Kapulaga mengalami adaptasi fotosintesis C4. Tumbuhan C4 dinamakan demikian karena tumbuhan ini mendahului siklus Calvin dengan fiksasi karbon lain yang membentuk senyawa berkarbon 4 sebagai produk pertamanya. Dalam tumbuhan C4 ini, terdapat 2 jenis sel fotosintetik yang jelas berbeda : sel seludang-berkas pembuluh dan sel mesofil. Sel seludang-berkas pembuluh disusun menjadi kemasan yang sangat padat di sekitar berkas pembuluh. di antara sel seludang-berkas pembuluh dan permukaan daun terdapat sel mesofil yag tersusun lebih longgar. Siklus Calvin terdapat pada kloroplas seludang-berkas pembuluh. Akan tetapi, siklus ini didahului oleh masuknya CO2 ke dalam senyawa organik dalam mesofil. Langkah pertama ialah penambahan CO2 pada fosfoenolpiruvat ( PEP ) untuk membentuk produk berkarbon 4 yaitu oksaloasetat. Enzim PEP karboksilase menambahkan CO2 pada PEP. Dibandingkan dengan rubisko, PEP karboksilase memiliki afinitas yang jauh lebih tinggi terhadap CO2. Oleh sebab itu, PEP karboksilase dapat memfiksasi CO2 secara efisien ketika rubisko tidak dapat melakukannya ( ketika hari panas dan kering ) stomata tertutup sebagian menyebabkan konsentrasi CO2 dalam daun berkurang dan konsentrasi O2 meningkat. Setelah tumbuhan C4 memfiksasi CO2, sel mesofil mengirimnya keluar produk berkarbon 4 ke sel seludang-berkas pembuluh melalui plasmodesmata. Dalam sel seludang-berkas pembuluh, senyawa berkarbon 4 melepaskan CO2 yang diasimilasi ulang dalam materi organik oleh rubisko dan siklus Calvin. Akibatnya, sel mesofil tumbuhan C4 memompa CO2 ke dalam sel seludang-berkas pembuluh, mempertahankan konsentrasi CO2 dalam sel seludang berkas pembuluh cukup tinggi agar rubisko dapat menerima CO2, bukan oksigen. Dengan cara ini, fotosintesis C4 meminimumkan fotorespirasi dan meningkatkan produksi gula. Adaptasi ini sangat bermanfaat dalam daerah panas dengan cahaya matahari yang banyak dan di ligkungan seperti inilah tumbuhan C4 muncul dan tumbuh subur.

15 Manfaat Minum Teh Plus-plus


teh hijau 15 Manfaat Minum Teh Plus plusApakah anda seorang penggemar teh? Berbahagialah, karena ada satu penelitian yang digagas badan kesehatan dunia [WHO] menemukan seabrek khasiat teh. Sudah banyak yang meneliti sebenarnya, tapi tetap saja ditemukan hal-hal baru tentang teh.

WHO sendiri mengadakan penyelidikan terhadap pengaruh berbagai minuman terhadap kesehatan di sejumlah besar negara, dan terakhir berpendapat bahwa teh sebagai minuman yang paling baik bagi orang dewasa dan usia lanjut. Daun teh mengandung protein, lemak, dan puluhan jenis vitamin serta kafein dan hampir 300 jenis komposisi, yang memiliki fungsi menyelaraskan fisiologi, berperan sebagai pemeliharaan kesehatan dari berbagai segi dan efek farmakodinamika.

Manfaat positif minum teh sangat banyak, bukan hanya 15 macam seperti yang saya tulis dalam judul di atas, namun juga plus-plus (bukan plus-plus yang “itu” ya…seperti pijat plus-plus, tapi memang manfaatnya sangat banyak). Secara umum ada 15 macam manfaat seperti di bawah ini:

  1. Teh bisa membangkitkan semangat orang, memperkuat kemampuan berpikir dan mengingat.
  2. Teh dapat menghilangkan rasa lelah, mendorong metabolisme, serta memiliki fungsi memelihara kemampuan reguler jantung, pembuluh darah, usus lambung dan fungsi lainnya.
  3. Minum teh memiliki manfaat yang sangat baik terhadap pencegahan kerusakan gigi. Menurut penyelidikan dari Inggris menunjukkan, bahwa anak-anak yang sering minum teh, kerusakan giginya dapat berkurang 60%.
  4. Minum teh dapat menghambat sel menjadi tua, sehingga bisa memperpanjang umur. Efek antipenuaan daun teh adalah 18 kali lipat lebih besar dari vitamin E.
  5. Minum teh dapat memperlambat dan mencegah pembentukan bintik lemak pada selaput dalam pembuluh darah, mencegah pengerasan pembuluh nadi, tekanan darah tinggi dan penyumbatan pembuluh darah otak
  6. Minum teh dapat merangsang saraf pusat dan memperkuat kemampuan gerakan.
  7. Minum teh mempunyai efek mengurangi berat badan dan efek kecantikan, khususnya teh wulong lebih nyata terhadap efek tersebut.
  8. Minum teh dapat mencegah katarak karena usia lanjut. Daun teh mengandung asam tanat yang dapat membunuh aneka macam bakteri, maka dapat mencegah dan menyembuhkan radang rongga mulut, radang kerongkongan tenggorokan dan radang usus maupun disentri yang mudah terjadi pada musim panas.
  9. Minum teh dapat melidungi fungsi pembuatan darah. Dalam daun teh mengandung zat proteksi radiasi, menonton TV sambil minum teh dapat mengurangi bahaya radiasi TV, sekaligus dapat melindungi penglihatan.
  10. Minum teh dapat memelihara keseimbangan asam dan basa dalam darah. Daun teh mengandung kafein, theophilline (basa teh), theobromine (basa kakao), xanthine (purine kuning) dan lain-lain zat alkaloid, adalah suatu minuman bersifat basa yang sangat baik.
  11. Air teh bisa dengan segera diserap ke dalam tubuh dan dioksidasi, mengahasilkan kekentalan metabolit sifat basa yang lebih tinggi, dengan demikian dapat dengan segera menetralisir metabolit bersifat basa dalam darah.
  12. Mencegah kepanasan oleh matahari dan menurunkan suhu badan. Setelah 9 menit minum teh hangat, suhu kulit menurun 1-2 Celcius, sehingga orang merasa segar dan kering, sedangkan setelah minum minuman dingin suhu kulit menurun tidak jelas seberapa.
  13. Daun teh mengandung tidak sedikit unsur mikronutrein yang bermanfaat terhadap tubuh.
  14. Daun teh memiliki efek mengekang tumor ganas, dan dapat secara nyata menghambat pertumbuhan sel kanker.
  15. Teh hijau bisa menjadi gel anti-HIV vagina yang efektif, artinya bisa mencegah penularan HIV melalui air mani atau sperma.

Nah, selain ke-15 manfaat teh di atas, masih ada manfaat tambahan yang justru bisa membuat orang semakin suka minum teh, apalagi jika teh tersebut dibuat berdasarkan penelitian secara bioteknologi modern yang terinspirasi dari ramuan kuno 5000 tahun kerajaan Tiongkok.

Penelitian kedokteran dari dulu sampai sekarang mengemukakan jika di dalam tubuh terdapat kolesterol dan jenis minyak lain dalam kadar tinggi, dan sementara tidak terjadi metabolisme yang normal untuk menguraikannya, maka akan terjadi penumpukan zat lemak berbentuk bubuk pada pembuluh darah. Ini lazim disebut pengerasan pembuluh darah (arteriosclerosis) oleh zat mirip bubur yang akan menghambat aliran normal darah di dalam pembuluh darah.

Titehantilipemic 15 Manfaat Minum Teh Plus plusSaat ini telah muncul sebuah teh dengan multi fungsi yang sangat canggih sebagai penghancur lemak darah. Teh ini menggunakan teh hijau sebagai bahan utama, ditambahkan gymnostemma pentaphyllum, folium nelumbines, radix polygoni mutifori, flos buddijae. Dengan tambahan jenis bahan produk ini, membuat teh yang diberi nama Jiang Zhi Tea (Ciang Ce Cha = Teh Penghancur Lemak) memiliki tambahan manfaat yang super selain ke-15 manfaat teh di atas. Yaitu :

  1. Mengatasi asam urat, darah tinggi, kolesterol tinggi, rematik, dan masalah insomnia.
  2. Membersihkan darah dari tumpukan lemak dan trigliserida.
  3. Menurunkan kadar lemak jahat (LDL), pengerasan pembuluh darah (arteriosclerosis) dan kepekatan darah.
  4. Meningkatkan kadar HDL (lemak baik) dan mengatur jumlah protein lemak (lipoprotein).
  5. Mencegah penyakit jantung dan memperkuat fungsi hati.
  6. Mencegah gigi cepat/mudah tanggal, rambut cepat putih atau beruban.
  7. Memperbaiki penglihatan yang terganggu dan mencerahkan wajah. Penglihatan yang terganggu seperti mata minus (myopia), rabun dekat (hipermetropia), katarak, glukoma, dsb. Cara penggunaannya seperti larutan pencuci mata (sejenis boorwater).
  8. Manfaat jangka waktu lama, memberikan efek penurunan berat badan/melangsingkan badan dan memperpanjang usia. Makanya orang-orang China dan kaisar serta ratu di China usianya panjang-panjang dan awet muda, kemungkinan disebabkan mereka rajin minum teh dengan ramuan khas ini.
  9. Jika ampasnya digosokkan ke kulit, dapat mencerahkan warna kulit dan menghilangkan selulit atau bekas kerutan kulit akibat kegemukan.
  10. Bahkan kotak pembungkusnya pun bermanfaat untuk dijadikan pembungkus kado. (ini serius lho…soalnya memang kotaknya bagus dan keras, cocok untuk pembungkus kado ukuran kecil).

Ternyata banyak sekali ya manfaat minum teh, apalagi jika minumnya teh plus-plus…tentu semakin banyak manfaat yang didapat, selain sehat sepanjang usia, potensi penghasilan pun bisa didapat. Ini bener lho, mari kita bicarakan lebih lanjut kalo penasaran.

SEJARAH PULAU SABANG


Sabang telah dikenal luas sebagai pelabuhan alam bernama Kolen Station oleh pemerintah kolonial Belanda sejak tahun 1881. Pada tahun 1887, Firma Delange dibantu Sabang Haven memperoleh kewenangan menambah, membangun fasilitas dan sarana penunjang pelabuhan. Era pelabuhan bebas di Sabang dimulai pada tahun 1895, dikenal dengan istilah vrij haven dan dikelola Maatschaappij Zeehaven en Kolen Station yang selanjutnya dikenal dengan nama Sabang Maatschaappij. Perang Dunia II ikut mempengaruhi kondisi Sabang dimana pada tahun 1942 Sabang diduduki pasukan Jepang, kemudian dibombardir pesawat Sekutu dan mengalami kerusakan fisik hingga kemudian terpaksa ditutup.

Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, Sabang menjadi pusat Pertahanan Angkatan Laut Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan wewenang penuh dari pemerintah melalui Keputusan Menteri Pertahanan RIS Nomor 9/MP/50. Semua aset Pelabuhan Sabang Maatschaappij dibeli Pemerintah Indonesia. Kemudian pada tahun 1965 dibentuk pemerintahan Kotapraja Sabang berdasarkan UU No 10/1965 dan dirintisnya gagasan awal untuk membuka kembali sebagai Pelabuhan Bebas dan Kawasan Perdagangan Bebas.

Gagasan itu kemudian diwujudkan dan diperkuat dengan terbitnya UU No 3/1970 tentang Perdagangan Bebas Sabang dan UU No 4/1970 tentang ditetapkannya Sabang sebagai Daerah Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Dan atas alasan pembukaan Pulau Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Sabang terpaksa dimatikan berdasarkan UU No 10/1985. Kemudian pada tahun 1993 dibentuk Kerja Sama Ekonomi Regional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang membuat Sabang sangat strategis dalam pengembangan ekonomi di kawasan Asia Selatan.

Pada tahun 1997 di Pantai Gapang, Sabang, berlangsung Jambore Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yang diprakarsai BPPT dengan fokus kajian ingin mengembangkan kembali Sabang. Disusul kemudian pada tahun 1998 Kota Sabang dan Kecamatan Pulo Aceh dijadikan sebagai Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) yang bersama-sama KAPET lainnya.diresmikan oleh Presiden BJ Habibie dengan Keppes No. 171 tanggal 28 September 1998.

Era baru untuk Sabang, ketika pada tahun 2000 terjadi Pencanangan Sabang sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas oleh Presiden KH. Abdurrahman Wahid di Sabang dengan diterbitkannya Inpres No. 2 tahun 2000 pada tanggal 22 Januari 2000. Dan kemudian diterbitkannya Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 2000 tanggal 1 September 2000 selanjutnya disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.

Aktifitas Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang pada tahun 2002 mulai berdenyut dengan masuknya barang-barang dari luar negeri ke Kawasan Sabang. Tetapi pada tahun 2004 aktifitas ini terhenti karena Aceh ditetapkan sebagai Daerah Darurat Militer.

Sabang juga mengalami Gempa dan Tsunami pada tanggal 26 Desember 2004, namun karena palung-palung di Teluk Sabang yang sangat dalam mengakibatkan Sabang selamat dari tsunami. Sehingga kemudian Sabang dijadikan sebagai tempat transit Udara dan Laut yang membawa bantuan untuk korban tsunami di daratan Aceh. Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias menetapkan Sabang sebagai tempat transit untuk pengiriman material kontruksi dan lainnya yang akan dipergunakan di daratan Aceh.
Quote:
LETAK GEOGRAFIS

Wilayah administrasi Kota Sabang, secara geografis, terletak di antara 95° 13' 02" dan 95° 22' 36" Bujur Timur, dan antara 05° 46' 28" dan 05° 54' 28" Lintang Utara. Dari segi geografis Indonesia, wilayah Kota Sabang merupakan wilayah administratif paling barat, dan berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia, Thailand dan India.

Wilayah Kota Sabang dikelilingi oleh Selat Malaka di Utara, Samudera Hindia di Selatan, Selat Malaka di Timur dan Samudera Hindia di Barat.

Kota Sabang terdiri atas 5 (lima) buah pulau yaitu Pulau Weh (121 km2), Pulau Rubiah (0,357 km2), Pulau Seulako (0,055 km2), Pulau Klah (0,186 km2), dan Pulau Rondo (0,650 km2). Di Pulau Weh terdapat sebuah danau air tawar bernama Aneuk Laot.

Keadaan topografi Kota Sabang pada umumnya bergelombang, berbukit-bukit sedang sampai curam dan di sepanjang pantai penuh dengan batu-batuan. Topografis wilayah secara umum terbagi menjadi 3% dataran rendah, 10% dataran bergelombang, 35% berbukit, dan 52% berbukit sampai bergunung.

Pulau Weh merupakan sebuah pulau vulkanik, sebuah pulau atol (pulau karang) yang proses terjadinya mengalami pengangkatan dari permukaan laut. Proses terjadinya dalam tiga tahapan, terbukti dari adanya tiga teras yang terletak pada ketinggian yang berbeda.

Umumnya Pulau Weh terdiri atas dua jenis batuan, yaitu tuf marina dan batuan inti. Tuf marina dijumpai hampir sepanjang pantai sampai pada ketinggian 40 sampai 50 meter. Lapisan tuf yang terlebar didapat di sekitar kota Sabang, di bagian pantai berlapis sempit. Batuan sempit adalah batuan vulkanik yang bersifat andesitik.

Berdasarkan wilayah, tampak bahwa wilayah Barat pulau Weh terdapat topografi paling berat. Mulai dari Sarong Kris sebagai puncak tertinggi di sebelah Timur, terdapat tiga barisan punggung yang berjolak menuju ke Barat Laut, sehingga lembah-lembah yang ada di antara punggung itu sempit.

Topografi di sebelah Timur terdapat sebuah pegunungan yang arahnya dari Utara ke Selatan yang memisahkan Pulau Weh Timur dengan bagian lainnya. Gunung Leumo Mate merupakan puncak yang tertinggi. Di bagian ini terdapat lapisan tuf marina yang lebih besar. Di antara bagian Barat dan Timur terdapat aliran dua buah sungai, yaitu Sungai Pria Laot dan Sungai Raya. Daerah ini merupakan sebuah slenk dari sebuah fleksun (patokan yang tidak sempurna).

Kondisi geologis wilayah ini terdiri dari 70% batuan vulkanis (andesite), 27% batuan sedimen (line stone dan sand stone), dan 3% endapan aluvial (recent deposit).

Pulau Weh mengalami dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan lazimnya jatuh pada bulan September sampai Pebruari. Musim kemarau pada bulan Maret hingga bulan Agustus. Menurut hasil pengukuran Stasiun Meteorologi Sabang, curah hujan yang tercatat rata-rata 1.745 - 2.232 mm/tahun, dengan angka terendah pada bulan Maret sebesar 18 mm dan angka tertinggi pada bulan September sebesar 276 mm. Pada bulan September dan Oktober terjadi peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.

Selamatkan Bumi, Gagasan Lama yang Selalu Dibarukan


Rabu, 26/5/2010 | 22:03 WIB

oleh Abun Sanda

Dalam kongres FIABCI tahun 1991 di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, isyu tentang mendesaknya perlindungan bumi, perlunya pengembang berpaling dari aspek untung semata ke keberpihakan pada lingkungan hidup sudah didengungkan. Ketika itu para pngembang bersuara keras untuk membela kelestarian bumi, dan oleh karena itu akan mengembangkan perumahan dan apartemen yang ramah lingkungan.

Wujud dari konsep ramah lingkungan itu adalah mengerjakan proyek properti yang benar-benar hijau. Artinya, perumahan yang dibangun benar-benar didukung oleh hutan kota, kebun mungil, drainase yang bagus, pengolahan air limbah menjadi air bersih dan pengolahan sampah menjadi sesuatu yang berguna. Dengan cepat isyu ini berhembus ke seantero dunia. Para pengembang sejagat langsung mengaplikasikan gagasan besar ini di lapangan.

Sejumlah pengembang negara maju bahkan mempraktikkan keberpihakan kepada lingkungan itu dengan cara yang angat radikal. Mereka tidak saja menanam banyak pohon, menampung limbah padat dan cair lalu mengolahnya menjadi zat yang berguna, bukan hanya membuat danau untuk reservasi air, bukan sekadar menyediakan 35 persen areal properti untuk ruang terbuka hijau, tetapi sudah melangkah jauh dari itu. Para pengembang sudah berkreasi dan berinovasi amat jauh untuk menghasilkan produk properti yang benar-benar ramah lingkungan.

Wujud riil dari “kreasi dan inovasi” tersebut adalah membangun dari materi yang diproses sangat ramah lingkungan. Batu bata, seng, kayu, papan, genteng, kaca, ubin, kusen, batu alam dan sebagainya diproses sedemikian rupa dari jalan-jalan yang dilegalkan oleh “rule” lingkungan. Rumah itu, misalnya diterangi oleh listrik yang berasal dari energi matahari. Bohlam yng digunakan adalah bohlam yang sangat hemat energi. Satu bohlam dengan kekuatan 70 watt, hanya menggunakan 2 watt energi listrik. Mengapa? Oleh karena bohlam yang terdiri atas sekitar puluhan butir bahan penerangan itu, hanya terdiri atas 0,01 watt per butir

Atau bahan untuk pancuran air (mandi) menggunakan bahan yang hemat energi. Air yang muncrat seolah banyak tetapi sebetulnya tidak, sebab air yang dikucurkan diukur sedemikian rupa, intinya jangan buang percuma air bersih. Atau, kayu misalnya, diperoleh dari limbah kayu yang diolah dengan teknologi tinggi sehingga menjadi kayu yang kokoh, tahan rayap dan anehnya tetap elok dipandang. Meja dan ranjang dibuat dari serpihan kayu yang diolah melalui proses ramah lingkungan, hemat energi. Lalu kertas dinding, diambil dari kertas hasil olahan.

Di sejumlah negara mau, sebutlah misalnya Amerika Serikat, Jepang, Australia, Selandia Baru, dan negara-negara Skandinavia sudah tiba pada tahap menanam pohon di atas gedung dan atap rumah. Di seumlah kota,jalan tol yang ada dijadikan hutan kota. Lalu jalan tolnya dipindahkan ke bawah tanah. Ini kemajuan yang sangat berarti.

Di RR China,komitmen kepada lingkungan ditunjukkan dengan menggunakan air bekas limbah. Misalnya air bekas mandi, cuci pakaian atau bahkan air yang sudah digunakan untuk (maaf) cebok, bisa diolah sedemikian rupa,melalui banyak saringan, sehingga muncul air yang layak digunakan untuk “nyentor” toilet, menyiram tanaman, mencuci mobil, dan bahkan untuk mencuci pakaian. Air seperti ini belum dibolehkan untuk minuman manusia.

Atas hal tersebut masih muncul pertanyaan kritis atasnya, yakni apa arti hemat energi tersebut, apa makna hemat air ini kalau ternyata pengolahan itu menggunakan bensin atau solar? Para penganjur ramah lingkungan ini tertawa lebar dan menjawab bahwa untuk mengolah air ini mereka menggunakan listrik yang diperoleh dari energi matahari. Mereka menegaskan tidak menggunakan bensin atau solar sama sekali.

Semua bahan atau upaya hemat energi tersebut memang membuat bahan yang digunakan menjadi sedikit lebih mahal, lebih kurang 10 persen dari total anggaran yang biasa digunakan kalau tidak ramah lingkungan. Akan tetapi kemahalan bahan itu, dan lebih banyaknya upaya yang diluncurkan, mestinya sirna karena ditutup oleh makna penyelamatan lingkungan yang bermakna agung. Inilah salah satu makna besar mengapa ramah lingkungan itu perlu komitmen kuat, tidak sekadar jargon-jargon. Tidak bisa diselesaikan hanya melalui kongres, seminar, lokakarya, komite-komitean dan semacamnya.

Akan tetapi sayang, menurut data tidak resmi yang diperoleh penulis, tidak sampai delapan persen pengembang dunia yang sangat konsisten menyusuri jalan-jalan ramah lingkungan. Selebihnya memandang aspek ramah lingkungan dengan raut tidak peduli. Atau, kalaupun hendak peduli, menyikapinya secara serampangan.

Misalnya, asal tanam banyak pohon. Mereka berpikir dengan menanam banyak pohon, dan ketika perumahannya teduh oleh rimbunnya pepohonan, urusan selesai. Padahal makna ramah lingkunan, arti yang dalam dari upaya menyelamatkan bumi amat berwarna dan penuh nuansa.

Seperti diutarakan di awal tulisan ini, ramah lingkungan, dan usaha menyelamatkan bumi tidak sekadar tanam banyak pohon. Itu hanya satu aspek dari puluhan aspek pokok yang mesti dipenuhi.

Kalau tidak memiliki anggaran besar menyediakan listrik tenaga matahari, apabila bujet tidak cukup untuk mengolah limbah, pengembang bisa melakukannya dengan jalan-jalan sangat sederhana, misalnya menampung air hujan, di bak-bak raksasa. Jangan biarkan air hujan mengalir langsung ke selokan, lalu ke laut. Mestinya ada upaya lebih untuk menampung 90 persen air hujan itu di bak-bak khusus. Air hujan tersebut kemudian bisa digunakan untuk sarana mandi-cuci-kakus (MCK) yang tentu sangat efektif.

Jalan lain, membangun sumur resapan agar ketersediaan air tanah selalu memadai. Memang usaha ini sedikit menguras tenaga dan sedikit rupiah, tetapi jalan ini sangat legal, amat memberi manfaat untuk kelestarian alam, dan manusia.

Tahun ini, kongres FIABCI di Bali kembali mengobarkan tema besar menyelamatkan bumi dengan jalan membangun proyek-proyek properti yang hijau dan ramah lingkungan. Ini tentu bukan tema baru, tetapi akan selalu “dibarukan” sebab tetap hot dan seksi sebagai isyu-isyu besar. Besar harapan kita kongres itu menghasilkan jalan-jalan konkret untuk menyelamatkan bumi

Manusia sejagat sudah sangat tercengang menyaksikan akibat-akibat dahsyat dari pemanasan global. Es di kutub dan di gunung mencair sangat cepat. Iklim di lima benua mulai berubah, suhu pun makin panas.

Warga dunia tentu mau diajak pengembang untuk sadar lingkungan.Untuk itulah pengembang mesti memberi contoh konkret atas upaya penyelamatan bumi. Proyek yang dilepas ke publik mestinya mencerminkan keberpihakan kepada penyelamatan lingkungan.

Selasa, 25 Mei 2010

Makan Yogurt Tiap Hari, Penyakit Pergi



Para orangtua yang ingin menekan penyakit batuk, nyeri perut, atau infeksi pada anak-anak mereka, disarankan untuk memberikan yogurt yang kaya akan probiotik setiap hari.

Probiotik merupakan mikroorganisme hidup dalam makanan suplemen yang memiliki efek menguntungkan bagi tubuh dengan meningkatkan keseimbangan mikroorganisem dalam saluran cerna. Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri jahat akan meningkat dan menyebabkan gangguan kesehatan.

Suatu penelitian yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari Georgetown University Medical Center terhadap 600 anak usia 3-6 tahun menunjukkan, strain bakteri baik Lactobasillus casei memiliki efek positif untuk menangkal berbagai penyakit infeksi.

Anak-anak dalam penelitian itu setiap hari diberikan yogurt yang mengandung bakteri baik selama tiga bulan. Pada akhir penelitian diketahui risiko terkena infeksi pencernaan 24 persen lebih rendah dan 18 persen lebih rendah yang mengalami infeksi saluran napas dibanding anak yang minum yogurt biasa.

Kendati demikian, penelitian ini tidak menjelaskan dengan detail bagaimana probiotik bekerja menangkal infeksi karena tidak dilakukan penelitian di laboratorium. Kesimpulan dibuat berdasarkan laporan dari para orangtua anak-anak itu.

Menanggapi hasil studi ini, Dr.Clifford Bassett, direktur medis Pusat Alergi dan Asma, New York, AS, mengatakan masih perlu dilakukan penelitian lanjutan. "Masih belum ada jaminan jika konsumsi probiotik pada dosis berbeda dan kelompok usia responden yang lain akan memberi hasil yang sama," katanya.

by Kompas